Customer Service (022) 2034386 | IGD (022) 2038008

RUMAH SAKIT ADVENT

Info & Kesehatan

Batu Empedu

admin

Apa itu Batu Empedu?

Timbunan Kristal di dalam kantung empedu atau di dalam saluran empedu. Batu yang ditemukan disebut kolelitatisis. Sedangkan batu di dalam saluran empedu disebut koledokolitias.

Batu epmpedu merupakan endapan satu atau lebih komponen empedu kolesterol, bilirubin, garam empedu, kalsium, protein, asam lemak, dan fosfolipid.

 

Faktor Risiko

Faktor risiko batu empedu dikenal dengan singkatan 4 F, yaitu: Forty, Female, Fat, dan Family, artinya batu emepdu lebih umum ditemukan pada mereka yang berusia di atas 40 tahun, wanita, kegemukan, dan punya riwayat keluarga dengan batu  empedu.

Usia lanjut. Batu empedu jarang sekali menyerang di bawah 25 tahun. Sekitar 30% lansia diperkirakan memiliki batu empedu, meskipun kebanyakan tidak menimbulkan gejala.

Wanita lebih banyak terkena batu empedu dibandingkan pria. Pada wanita insidenny sekitar 2 per 1000 dibandingkan pria, yaitu 0,5 per 1000 pria. Pada wanita hamil, kandung empedu menjadi lebih rendah dan batu empedu bisa berkembang. Hormon dari wanita saat penggunaan pil KB juga diduga ikut berperan.

Pemeriksaan Penunjang

  • Tes darah
  • Tes darah bisa dilakukan untuk memeriksa apakah terjadi infeksi atau untuk memeriksa fungsi hati
  • USG
  • CT Scan
  • Kolangiografi


 

Gejala Batu Empedu

Dalam banyak jasus, batu empedu tidak menimbulkan gejala. Bila menimbulkan gejala biasanya karena batu empedu menyumbat saluran empedu sehingga menimbulkan:

 

Nyeri yang sangat hebat di perut bagian kanan atas, yang mungkin menyebar hingga ke tulang belikat, bahu, dan dada.

Mual dan muntah

Air seni dan tinja berubah menjadi kecoklatan

Gejala khas infeksi berupa demam akan muncul, yang disertai penyakit kuning, infeksi dapat terjadi di kandungan empedu (kolesistitis), saluran empedu (kolangitis), atau pancreas (pankreastitis)


 

Diet

  1. Kurangi makanan berlemak
  2. Hindari makanan yang digoreng
  3. Bumbu-bumbu yang merangsang
  4. Makanan dengan kadar gula tinggi
  5. Hindari makanan yang bergas tinggi seperti: kol, lobak, sawi, dll.
  6. Hindari minuman bersoda

Jangan Lupa Kontrol!

Kontrol ulang ke dokter spesialis penyakit sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Bila khawatir tentang kondisi Anda, segera periksakan ke dokter atau langsung ke UGD

Penanganan

  1. Obat-obatan
  2. Pembedahan

Selain untuk memerangi kolik akut dan rasa nyeri, obat-obatan juga dapat digunakan untuk memecah batu empedu. Pengobatan setidaknya 6 sampai 12 bulan dan berhasil pada 40-80% kasus. Penggunaan obat direkomendasikan bila gejala ringan dan batu-batunya kecil atau operasi dinilai terlalu berisiko.

Untuk informasi selanjutnya hubungi”

Bagian Gizi RS. Advent

(022) 203 4386 Ext. 178

© 2017 RS Advent Bandung