254
Ruang Rawat Inap
110
Dokter Spesialis
285
Perawat

Sorotan Artikel

WASPADA DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan anak, terutama di musim hujan. Di Kota Bandung, kasus DBD dilaporkan terus meningkat, sehingga kewaspadaan dan deteksi dini sangat diperlukan oleh orang tua dan masyarakat. DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Anak-anak merupakan kelompok yang rentan mengalami kondisi berat bila penanganan terlambat. Oleh karena itu, mengenali gejala sejak awal dan mengetahui langkah yang tepat dapat menyelamatkan nyawa. Gejala DBD pada Anak yang Perlu Diwaspadai DBD sering kali diawali dengan gejala yang tampak seperti demam biasa. Namun, orang tua perlu lebih waspada bila anak mengalami: Demam tinggi mendadak (≥39°C) Sakit kepala, nyeri otot dan sendi Mual, muntah, serta penurunan nafsu makan Ruam atau kemerahan pada kulit Mimisan atau anak mudah mengalami memar Gejala-gejala ini dapat muncul dalam beberapa hari pertama dan berpotensi berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Tanda Bahaya: Segera ke Fasilitas Kesehatan Segera bawa anak ke puskesmas atau rumah sakit terdekat apabila muncul tanda-tanda berikut: Nyeri perut hebat Muntah terus-menerus Anak tampak lemas, gelisah, atau sampai pingsan Perdarahan, seperti mimisan hebat atau buang air besar berwarna hitam Penanganan medis yang cepat sangat menentukan keselamatan anak. Peran Orang Tua dalam Penanganan Awal Orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak yang dicurigai DBD. Langkah yang dianjurkan antara lain: Jangan menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan Pastikan anak mendapatkan cairan yang cukup Berikan obat penurun panas sesuai anjuran dokter Jangan memberikan obat lain tanpa resep dokter Jangan menunggu hingga trombosit turun untuk mencari pertolongan medis Pencegahan DBD dengan 3M Plus Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. DBD dapat dicegah dengan menerapkan langkah 3M Plus, yaitu: Menguras tempat penampungan air minimal 1 kali seminggu Menutup rapat wadah air Mengubur atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menampung air Plus, melakukan upaya tambahan seperti menggunakan kelambu, lotion anti nyamuk, dan menjaga kebersihan lingkungan Ingat! DBD dapat berakibat fatal bila terlambat ditangani. Deteksi dini dan penanganan yang cepat adalah kunci utama untuk menyelamatkan nyawa anak. (dw/em 2026)

Pola HIDUP SEHAT: Gerbang menuju Sehat dan Bahagia

Hidup Sehat telah membuktikan bahwa jika dijalankan dengan benar akan mencegah mengobati penyakit yang kronis atau penyakit tidak menular dan memulihkan kesehatan. HIDUP SEHAT terdiri dari 10 obat alami yaitu: 1. hati yang gembira :program manajemen stres 2. Istirahat yang cukup memberikan solusi istirahat yang nyenyak 3. Diet yang seimbang: prinsip makan dengan pola jenis jumlah dan jadwal 4. Udara yang bersih :latihan pernapasan dalam 5. Pengendalian diri: bagaimana memilih hal yang sehat dengan menjaga otak depan 6. Sinar matahari : membantu mengoptimalkan vitamin D dengan bantuan sinar matahari 7. Enerjik  berolahraga:  program olahraga 8. Hubungan sosial yang baik: bagaimana memiliki komunikasi yang efektif dan baik 9. Air jernih yang cukup memanfaatkan air bening untuk kesehatan 10. Tuhan yang terutama :menumbuhkan harapan, iman,  kepercayaan, kepada pencipta dan cinta kasih terhadap sesama.

HUMAN IMMUNODEFEICENCY VIRUS

Penularan HIV-AIDS : 1. Hubungan Seks yang tidak aman dan berganti-ganti pasangan 2. Melalui darah, mis : transfusi darah, penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi darah yang mengandung virus HIV 3. Melalui ibu hamil yang mengidap HIV kepada bayinya, melalui proses kehamilan, melahirkan dan menyusui   Hubungi Klinik 277 kami di : 0812-2374-2738 Minggu - Jumat : 08.00 - 14.00 WIB  

Halo dengan Rumah Sakit Advent,
Saya mau bertanya ...